Selasa, 13 Desember 2016

Metode Ilmiah dan Penelitian Ilmiah

Ilmu pengetahuan adalah pengetahuan yang diolah dan disusun secara metodis, sistematis, dan koheren, tentang suatu bidang tertentu dari kenyataan. ilmu pengetahuan memanglah tidak bisa terlepas dari ilmu yang kita gunakan sehari-hari, bedanya ilmu pengetahuan berusaha mengungkapkan kembali pengetahuan harian kita secara lebih jelas.

sejak abad ke-18, ilmu pengetahuan telah berkembang pesat dan melahirkan teknologi yabg canggih dan berperan penting dalam kehidupan manusia. ilmu pengetahuan bermula dari rasa ingin tahu yang merupakan ciri khas manusia.

dari rasa ingin tahu tersebut, manusia menggunakan akal pikirannya untuk untuk mencari tahu serta mempelajari gejala-gejala alam agar dapat bermanfaat pada dirinya  dan orang-orang yang ada disekitarnya.

Perbedaan Metode ilmiah dengan penelitian Ilmiah

Metode ilmiah adalah suatu cara memecahkan masalah ilmiah dengan langkah-langkah tertentu yang sistematis dan teratur. atau dapat dikatakan metode ilmiah merupakan suatu prosedur penyelidikan yang teratur dan logis dengan langkah-langkah yang sistematis secara deduktif berdasarkan akal sehat.

langakah-langkah metode ilmiah:
  • merunuskan masalah
  • mengumpulkan data/keterangan
  • menyusun hipotesis(dugaan sementara)
  • melakukan percobaan/eksperimen
  • menarik kesimpulan
  • menguji kesimpulan dengan percobaan ulang

sedangkan Penelitian ilmiah adalah rangkaian kegiatan ilmiah dalam rangka pemecahan suatu permasalahan. Penjelasan dan jawaban terhadap masalah itu dapat bersifat abstrak dan umum sebagaimana halnya dalam penelitian dasar(basic research) dan dapat pula sangat konkret dan spesifik seperti biasanya ditemui pada penelitian terapan.

karakteristik penelitian ilmiah:
  • sistematik : langkah-langkah yang ditempuh harus terencana dengan baik dan mengikuti metodologi yang benar
  • tahan uji   : penyimpulan peneliti harus merupakan hasil dari telaah yang didasari oleh teori yang solid dan metode yang benar
  • bertujuan  : kegiatan ilmiah tidak dapat lepas dari kerangka tujuan pemecahan masalah
  • objektif     : semua pengamatan dan kesimpulan yang diambil oleh peneliti tidak boleh didasari oleh subjektifitas pandangan pribadi dan pengaruh kepentingan pihak lain
  • terkendali  : dalam batas-batas tertentu, peneliti harus dapat menentukan fenomena-fenomena yang diamatinya dan memisahkannya dari fenomena lain yang menggangu
latar belakang penelitian:
  1. arti penting atau peranan topik penelitian
  2. untuk pengembangan atau peningkatan dibidang topik penelitian
  3. sebagai saran/masukan untuk bahan pengembangan dibidang topik penelitian
  4. untuk kemanfaatan praktis dan keilmuan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar